JUAL KeladiTikus Kapsul FREE SHIPPING

Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman “Keladi Tikus” (Typhonium Flagelliforme/Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain. Indonesia dikaruniai kekayaan tanaman obat (herbal), mungkin ribuan spesies. Salah satunya yang dibutuhkan masyarakat adalah keladi tikus (Typhonium flagelliforme) dan termasuk dalam famili Araceae. Keladitikus punya khasiat luar biasa bagi dunia pengobatan, karena dapat mengusir kanker dan berbagai penyakit berat lain. Di luar negeri, keladi tikus disebut sebagai rudent tuber.
Keladi tikus mengandung antineoplastik atau antikanker, serta bisa berkhasiat sebagai antivirus. Efek farmakologi inilah yang menjadi obat utama untuk mengatasi kanker stadium lanjut. Keladitikus mengandung ribosome inacting protein (RIP), zat antioksidan dan zat antikurkumin. RIP berfungsi menonaktifkan perkembangan sel kanker, merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitarnya, dan memblokir pertumbuhan sel kanker.
Zat antioksidan berfungsi mencegah kerusakan gen, sementara zat antikurkumin berfungsi sebagai antiinflamasi/antiperadangan. Tanaman ini bisa menyembuhkan berbagai jenis kanker, mulai dari payudara, paru-paru, usus besar, rektum, lever, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, sampai pankreas.
Info selengkapnya berikut ini beberapa hasil penelitian tentang khasiat keladitikus untuk membasmi sel kanker:
- Harapan Baru Atasi Kanker dengan Tanaman Keladi Tikus
- Khasiat Mengejutkan Keladi Tikus dalam Menyembuhkan Kanker
- Penelitian & Riset Membuktikan Keladitikus Mujarab Basmi Kanker
- Penelitian Khasiat Keladi Tikus Sebagai Herbal Anti Kanker
TESTIMONI:
- Kanker Serviks Rontok dengan Keladi Tikus!
- Usir Kanker dengan Keladi Tikus (Tanaman Herbal Anti Kanker)
- Seorang Penderita Tiga Kanker, Sembuh Total dengan Keladi Tikus
- Kanker Payudara Hilang dengan Ramuan Keladitikus

Order via SMS kirim ke 0817610558 Pemesanan kapsul Keladitikus isi 60 kaps/btl bisa melalui SMS Caranya ketik: ORDER (spasi) JUMLAH (spasi) NAMA (spasi)ALAMAT KIRIM lalu kirim ke 0817 610 558
Tahukah Anda! Kanker Serviks Merupakan Kanker Pembunuh Nomor 1 bagi Wanita di Indonesia
Kanker leher rahim atau kanker serviks atau disebut juga kanker mulut rahim adalah kanker yang menyerang bagian ujung bawah rahim yang menonjol ke liang senggama. kanker ini umumnya tidak tampak, tetapi dapat dirasakan oleh penderitanya.
Kanker serviks merupakan kanker pembunuh nomor 1 bagi wanita di Indonesia. Sementara di dunia, kanker serviks merupakan kanker ke 2 terbanyak setelah kanker payudara. Faktor resiko apa saja yang menyebabkan timbulnya kanker serviks ini?
Faktor Resiko Kanker serviks
Seperti halnya kanker payudara, penyebab kanker serviks belum dapat diketahui secara pasti, tetapi beberapa faktor resiko timbulnya kanker serviks adalah sebagai berikut :
1. Serviks terserang bakteri atau jamur sehingga terjadi infeksi dalam waktu lama.
2. Wanita pernah atau sering melakukan hubungan intim pada umur antara 20 – 30 tahun.
3. Melakukan hubungan seksual di bawah 18 tahun.
4. PSK.
5. Sering berganti-ganti pasangan.
6. Memiliki riwayat menderita penyakit menular seks, terutama virus HPV (Human Papilloma Virus).
7. Terlalu banyak melahirkan.
8. Perokok berat. Selengkapnya…
13 Cara Mencegah Kanker Payudara
Sebagai wanita sudahkah anda tahu cara mencegah dan menghindari kanker payudara? Memang penyakit ini tidak semua menyerang wanita, dan belum tentu anda menderita penyakit ini, namun bukan berarti anda tidak merasa perlu untuk mengetahui cara-cara mencegah kanker payudara, karena mengetahui cara cegah kanker payudara selain untuk pengetahuan, juga berguna untuk mencegah diri anda dan keluarga juga teman dari penyakit ini.
Ini ada 13 Cara Mencegah Kanker Payudara:
1. Kesadaran akan payudara itu sendiri
Lebih dari 90% tumor payudara dideteksi oleh wanita itu sendiri. Perhatikan setiap perubahan pada payudara menjadi bagian penting perawatan k esehatan wanita. Saat ini, wanita disarankan untuk breast aware? Ini berarti wanita harus tahu seperti apa payudara mereka di depan cermin, dan rasakan saat mandi atau terlentang pada periode berbeda setiap bulan sehingga jika ada perubahan yang tidak normal dapat diketahui segera. Selengkapnya…
Tips untuk Antisipasi Kanker Payudara
Perempuan memiliki struktur tubuh yang berbeda dari pria. Pemeliharaan kesehatan termasuk bagian sensitif harus dilakukan secara hati-hati, termasuk pada bagian payudara.
Menurut Dr. dr. Noorwati Sutandyo, SpPd. KHOM dari Divisi Hematologi-onkologi klinik Dep. Ilmu Penyakit dalam Rumah Sakit Dharmais, payudara berfungsi sebagai menyalurkan air susu ibu (ASI) bagi bayi, sekaligus organ seks sekunder yang memberikan daya tarik seorang perempuan dan berperan penting dalam aktivitas seksual.
Yang perlu diketahui, payudara merupakan organ yang terkenal rentan terhadap kanker.
Kanker payudara berawal dari kelainan sel kalenjar dan jaringan penunjang payudara tidak termasuk kulit payudara. Kanker payudara lebih sering dialami sebagian wanita. Selengkapnya…
Mencegah Kanker Hati dengan Skrining Sedini Mungkin
Sampai detik ini, tidak ada satu pun dokter yang dapat memastikan apa yang menyebabkan seseorang menderita kanker. Beberapa ahli hanya bisa menemukan atau mengira ngira faktor resiko yang kemungkinan besar menyebabkan seseorang menderita kanker.
Segala sesuatu yang meningkatkan kemungkinan seseorang menderita kanker disebut dengan faktor resiko, sedangkan sesuatu yang menurunkan kemungkinan menderita kanker disebut faktor protektif. Beberapa faktor resiko kanker bisa dihindari, namun banyak pula yang tidak bisa dihindari sama sekali.
Salah satu faktor resiko yang bisa dihindari misalnya kebiasaan merokok sedangkan yang tidak bisa dihindari misalnya faktor genetik atau keturunan. Kedua faktor ini sama sama merupakan faktor resiko terjadinya kanker namun hanya kebiasaan merokoklah yang bisa dihindari. Selengkapnya…
Cara Mengetahui Tanda-tanda Kanker pada Diri Anda
Membicarakan soal kanker tentu yang terpikirkan oleh kita adalah betapa mengerikannya penyakit ini. Penyakit yang belum ditemukan pengobatan secara mujarab ini sudah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi sebagian orang. Kanker merupakan penyakit pembunuh nomor wahid diantara penyakit non infeksi yang lain, sehingga bila seseorang telah terdiagnosa menderita kanker maka kematianlah yang akan menghantuinya.
Sesungguhnya kanker bukanlah suatu penyakit yang sama sekali tidak bisa disembuhkan. Bila terdeteksi dengan cepat/dini dan diobati dengan tepat maka kanker bisa disembuhkan dengan sempurna. Sayangnya untuk mendeteksi kanker stadium dini tidaklah semudah membalikan telapak tangan karena tidak semua kanker memberikan gejala yang unik pada diri pasien sehingga mendorong pasien untuk berobat. Selain memang biaya deteksi dini/screening ini tidaklah bisa dibilang murah.
Namun tidak perlu khawatir, sebuah penilitian di Eropa sudah meneliti sejumlah tanda awal yang bisa dijadikan pegangan untuk deteksi dini terjadinya kanker. Walau tidak memberikan hasil 100%, tapi penelitian ini minimal membuka mata kita untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut bila ditemukan gejala berikut. Selengkapnya…
Kanker Serviks Rontok dengan Keladi Tikus!
Keputihan dulu, kanker mulut rahim 2 tahun kemudian. Begitulah pengalaman Suheni. Perempuan guru berusia 40 tahun itu limbung. ‘Saya bingung dan putus asa. Kok bisa terserang kanker,’ ujar Suheni.
Kanker mulut rahim stadium II B. Itulah vonis dokter Rumahsakit dr Sardjito, Yogyakarta. Diagnosis dokter pada pertengahan Agustus 2006 itu bagai godam besar menghantam kepala Suheni. Sel kanker itu datang dengan isyarat keputihan dan rasa nyeri pada perut bagian bawah. Dua tahun lamanya sejak 2004, ia mengalami fluor albus alias keputihan.
Untuk menjinakkan sel ganas yang menyerang rahim, Suheni menjalani 6 kali kemoterapi dan 25 kali penyinaran. Selain membunuh sel kanker, efek terapi itu menyebabkan Suheni letih, lesu, nafsu makan berkurang, dan sering mengantuk. Tak heran, kalau ia tidak bergairah untuk mengajar di sekolah. Selengkapnya…







